SEMUA KATEGORI PRODUK

Apa Kegunaan Perekat Busa Poliuretan? Perbedaan Antara Perekat PU dan Perekat Silikon

Untuk Apa Perekat Busa Poliuretan Digunakan?

Perekat busa poliuretanadalah material serbaguna yang digunakan untuk berbagai aplikasi, terutama dalam konstruksi dan perbaikan rumah. Berikut beberapa penggunaan umumnya:

Isolasi:Material ini memberikan insulasi termal yang sangat baik, membantu mengurangi biaya energi dengan mencegah kehilangan atau penambahan panas di dalam bangunan.

Penyegelan Udara:Busa tersebut mengembang saat diaplikasikan, mengisi celah dan retakan di sekitar jendela, pintu, dan bukaan lainnya, yang membantu mencegah angin masuk dan meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.

Peredam suara:Ini dapat membantu mengurangi transmisi kebisingan antar ruangan atau dari luar, sehingga berguna dalam aplikasi peredaman suara.

Penghalang Kelembaban:Busa poliuretan dapat bertindak sebagai penghalang terhadap kelembapan, membantu mencegah masuknya air dan potensi kerusakan akibat jamur dan lumut.

Dukungan Struktural:Dalam beberapa kasus,Perekat busa PUdapat memberikan dukungan struktural tambahan, terutama di area yang membutuhkan material ringan.

Mengisi Celah dan Retakan:Produk ini efektif untuk mengisi celah dan rongga yang lebih besar di dinding, lantai, dan langit-langit, serta di sekitar lubang pipa dan kabel listrik.

Pemasangan dan Perekat:Alat ini dapat digunakan untuk mengamankan barang-barang pada tempatnya, seperti kusen jendela, kusen pintu, dan perlengkapan lainnya.

Pengendalian Hama:Dengan menutup titik masuk, hal itu dapat membantu mencegah hama memasuki bangunan.

busa PU
konstruksi busa PU
Busa Semprot Isolasi Termal & Akustik

Busa PU tidak menempel pada apa saja?

Perekat busa poliuretan (PU) dikenal karena sifat daya rekatnya yang kuat, tetapi ada beberapa material dan permukaan yang tidak dapat direkatkan dengan baik atau bahkan tidak direkatkan sama sekali. Berikut beberapa contoh umum:

Polietilen dan Polipropilen:Plastik-plastik ini memiliki energi permukaan yang rendah, sehingga menyulitkan busa PU untuk merekat secara efektif.

Teflon (PTFE):Bahan anti lengket ini dirancang untuk menolak perekat, termasuk busa PU.

Silikon:Meskipun busa PU dapat menempel pada beberapa permukaan silikon, umumnya busa PU tidak merekat dengan baik pada perekat silikon yang sudah mengering.

Permukaan Berminyak atau Berlemak:Permukaan apa pun yang terkontaminasi oleh minyak, gemuk, atau lilin dapat mencegah daya rekat yang tepat.

Lapisan Tertentu:Beberapa jenis cat, pernis, atau bahan penyegel dapat menciptakan penghalang yang menyebabkan busa PU tidak dapat menempel secara efektif.

Permukaan Halus dan Tidak Berpori:Permukaan yang sangat halus, seperti kaca atau logam yang dipoles, mungkin tidak memberikan tekstur yang cukup agar busa dapat menempel.

Permukaan Basah atau Lembap:Busa PU membutuhkan permukaan yang kering untuk daya rekat optimal; mengaplikasikannya pada permukaan yang basah dapat menyebabkan daya rekat yang buruk.

aplikasi busa PU
aplikasi busa PU Junbond

Aplikasi Busa PU

1. Paling cocok untuk memasang panel insulasi panas dan mengisi celah selama pengaplikasian perekat.

2. Disarankan untuk perekat material konstruksi jenis kayu pada beton, logam, dll.

3. Aplikasi membutuhkan ekspansi minimal.

4. Pemasangan dan isolasi untuk kusen jendela dan pintu.

busa PU

Fitur

Ini adalah busa poliuretan satu komponen, ekonomis, dan berkinerja baik. Dilengkapi dengan kepala adaptor plastik untuk digunakan dengan pistol aplikasi busa atau sedotan. Busa akan mengembang dan mengeras karena kelembapan di udara. Digunakan untuk berbagai aplikasi bangunan. Sangat baik untuk mengisi dan menyegel dengan kapasitas pemasangan yang sangat baik, isolasi termal dan akustik yang tinggi. Ramah lingkungan karena tidak mengandung bahan CFC.

Sedang mengemas

500ml/Kaleng

750ml / Kaleng

12 kaleng/karton

15 kaleng/karton

Apa Perbedaan Antara Sealant PU dan Sealant Silikon?

Perbedaan antara sealant poliuretan (PU) dan sealant silikon sangat signifikan, karena masing-masing jenis memiliki sifat unik dan aplikasi idealnya sendiri. Berikut adalah perbedaan utamanya:

1. Komposisi dan Proses Pengeringan:

Perekat PUTerbuat dari poliuretan, bahan ini mengering melalui reaksi kimia dengan kelembapan di udara. Biasanya mengembang saat diaplikasikan, sehingga efektif mengisi celah.

Perekat Silikon: Terbuat dari polimer silikon, perekat ini mengering melalui proses yang disebut "pengeringan netral," yang tidak memerlukan kelembapan. Perekat ini tetap fleksibel setelah mengering.

2. Daya rekat:

Perekat PU: Umumnya memiliki daya rekat yang sangat baik pada berbagai macam substrat, termasuk kayu, logam, dan beton. Perekat ini dapat merekat dengan baik pada permukaan berpori dan tidak berpori.

Perekat Silikon: Juga melekat dengan baik pada banyak permukaan, tetapi daya rekatnya mungkin kurang efektif pada bahan tertentu seperti plastik atau permukaan berminyak.

3. Fleksibilitas dan Gerakan:

Perekat PU: Menawarkan fleksibilitas yang baik tetapi mungkin kurang elastis dibandingkan silikon. Cocok untuk aplikasi yang membutuhkan sedikit pergerakan, tetapi mungkin tidak mampu menangani pergerakan ekstrem sebaik silikon.

Perekat Silikon: Sangat fleksibel dan dapat mengakomodasi pergerakan yang signifikan tanpa retak atau kehilangan daya rekat, sehingga ideal untuk sambungan yang mengalami pemuaian dan penyusutan.

4. Daya Tahan dan Ketahanan Cuaca:

Perekat PU: Umumnya tahan terhadap sinar UV dan cuaca, tetapi dapat mengalami degradasi seiring waktu jika terkena sinar matahari langsung tanpa lapisan pelindung.

Perekat Silikon: Memiliki ketahanan UV dan sifat tahan cuaca yang sangat baik, sehingga cocok untuk aplikasi luar ruangan. Tidak mudah rusak akibat paparan sinar UV.

5. Ketahanan Suhu:

Perekat PU: Dapat menahan berbagai suhu tetapi mungkin tidak berfungsi sebaik silikon dalam suhu panas atau dingin yang ekstrem.

Perekat Silikon: Biasanya memiliki toleransi suhu yang lebih luas, sehingga cocok untuk aplikasi suhu tinggi.

6. Aplikasi:

Perekat PU: Umumnya digunakan untuk konstruksi, insulasi, dan menutup celah di dinding, atap, serta di sekitar jendela dan pintu.

Perekat Silikon: Sering digunakan di kamar mandi, dapur, dan area lain di mana ketahanan terhadap air sangat penting, seperti untuk menyegel di sekitar wastafel, bak mandi, dan pancuran.

7. Kemudahan pengecatan:

Perekat PU: Seringkali dapat dicat setelah mengering, sehingga cocok untuk aplikasi di mana estetika menjadi penting.

Perekat Silikon: Umumnya tidak dapat dicat, karena cat tidak menempel dengan baik pada permukaan silikon.

junbond
bahan perekat PU konstruksi

Waktu posting: 08-Nov-2024