SEMUA KATEGORI PRODUK

Apa itu sealant? Memiliki apa?

Bahan penyegel adalah material penyegel yang berubah bentuk mengikuti bentuk permukaan yang akan disegel, tidak mudah mengalir, dan memiliki daya rekat tertentu. Ini adalah perekat yang digunakan untuk mengisi celah antara benda-benda untuk berperan sebagai penyegel. Bahan ini memiliki fungsi anti bocor, tahan air, anti getaran, peredam suara, dan isolasi panas.

9ed875e4311e91bf4a9abbdb75920ab9

Bahan ini biasanya berbasis pada material kental kering atau tidak kering seperti aspal, resin alami atau resin sintetis, karet alami atau karet sintetis. Bahan ini dibuat dengan pengisi inert seperti bedak talk, tanah liat, karbon hitam, titanium dioksida, dan asbes, kemudian ditambahkan plasticizer, pelarut, zat pengeras, akselerator, dan lain-lain.

Klasifikasi bahan perekat

Bahan perekat dapat dibagi menjadi perekat elastis, gasket perekat cair, dan tiga kategori dempul penyegel.

Menurut klasifikasi komposisi kimia:Bahan perekat ini dapat dibagi menjadi jenis karet, jenis resin, jenis berbasis minyak, dan perekat polimer alami. Metode klasifikasi ini dapat mengetahui karakteristik bahan polimer, menyimpulkan ketahanan suhu, daya rekat, dan kemampuan adaptasinya terhadap berbagai media.

Jenis karet:Jenis bahan perekat ini berbahan dasar karet. Karet yang umum digunakan adalah karet polisulfida, karet silikon, karet poliuretan, karet neoprena, dan karet butil.

Jenis resin:Jenis bahan perekat ini berbahan dasar resin. Resin yang umum digunakan antara lain resin epoksi, resin poliester tak jenuh, resin fenolik, resin poliakrilik, resin polivinil klorida, dan lain sebagainya.

Berbasis minyak:Jenis perekat ini berbahan dasar minyak. Minyak yang umum digunakan adalah berbagai minyak nabati seperti minyak biji rami, minyak jarak, dan minyak tung, serta minyak hewani seperti minyak ikan.

676a7307c85087f1eca3f0a20a53c177

Klasifikasi menurut aplikasinya:Ini dapat dibagi menjadi tipe suhu tinggi, tipe tahan dingin, tipe tekanan, dan sebagainya.

Klasifikasi berdasarkan sifat pembentukan film:Dapat dibagi menjadi tipe perekat kering, tipe kupas kering, tipe lengket tidak kering, dan tipe viskoelastik semi-kering.

Klasifikasi berdasarkan penggunaan:Dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu perekat konstruksi, perekat kendaraan, perekat isolasi, perekat kemasan, perekat pertambangan, dan lain-lain.

Berdasarkan kinerja setelah konstruksi:Dapat dibagi menjadi dua jenis: sealant yang mengeras dan sealant semi-mengeras. Di antara keduanya, sealant yang mengeras dapat dibagi menjadi kaku dan fleksibel. Sealant kaku menjadi padat setelah vulkanisasi atau pengerasan, dan jarang memiliki elastisitas, tidak dapat ditekuk, dan biasanya sambungan tidak dapat digeser; sealant fleksibel bersifat elastis dan lunak setelah vulkanisasi. Sealant non-mengeras adalah sealant lunak yang mengeras dan masih mempertahankan sifat lengket yang tidak mengering setelah pemasangan dan terus bermigrasi ke permukaan.


Waktu posting: 18 Februari 2022